Kesurupan Karena Poster
Pernah tidak kamu mengalami yang namaya kesurupan?
Iya Kesurupan… Dirasuki sesuatu gitu…
Atau mungkin pernah nonton orang kesurupan di tv? Kalau yang
ini mungkin sering yah… Bagaimana ada yang berubah jadi nyi roro kidul, ada
yang jadi elang (Kacang Garuda dong) bahkan ada yang lebih epic, berubah jadi
macan (Biskuat dong).
Saya pernah………..
Bukan, bukan kesurupan setan, hanya berada di keadaan yang buat saya emosi dan seakan – akan dirasuki oleh sesuatu yang mengerikan. Kesurupan
ini berawal dari proses perpindahan. Saya ingat betul, saya masih kelas 5 SD
dan kami sekeluarga akan pindah dari Toraja ke Berau. Ada yang tau Berau
dimana?
Saya waktu itu juga bingung apa tempat ini benar – benar nyata atau jangan – jangan ini adalah tempat penangkaran alien.
Tapi ternyata Berau itu betulan nyata, dan terletak (pada
waktu itu) di Kalimantan Timur (sekarang sudah di Kalimantan Utara). Pindah ke
suatu tempat bukan berarti hanya pindah orangnya saja kan, tetapi juga barang –
barangnya. Jadilah kami waktu itu mulai membereskan rumah dan memilih barang mana
yang akan kami bawa serta atau buang.
Saya adalah penggemar berat klub bola Juventus dan saya sudah mengumpulkan beberapa poster pemain Juventus yang saya lakukan selama berbulan – bulan. Uang, tenaga dan penantian Panjang tentu jadi bagian yang tak terlupakan untuk mendapatkan poster yang menurut saya berharga ini. Beda dengan sekarang yang tinggal google, print dan jadi deh posternya…. Dulu kalau ingin mendapatkan poster Juventus kita harus menunggu majalah bola edisi baru yang biasanya terbit 2 kali sebulan, yang belum tentu bonusnya poster Juventus…. Bayangkan betapa beratnya proses menunggu itu….......... berat boss.
Dan hari itu saya harus menerima kenyataan pahit *tjenk
tjenk tjenk tjenk* ….. Poster itu harus dibuang.
Mendengar bahwa poster ini harus dibuang, jiwa saya mulai
guncang… seperti ada yang merasuki saya tapi tak kelihatan wujudnya…. Saya
mulai nangis, marah, memberontak dan mulai teriak,
‘Aing Macan… Aing macann….’ (oke ini berlebihan yah…. Saya
bukan kesurupan hantu sunda).
Saya mulai teriak dan marah – marah. Sepertinya saya
disusupi Roh kejengkelan dan emosi karena saya begitu mencintai poster ini…
poster yang sudah menjadi bagian hidup… menemaniku di kala tidur dan belajar (Ah
lebay ah).
Saya sadar satu hal, bahwa saking cintanya saya dengan
poster itu saya tidak ingin poster itu dibuang. Rasa cinta ini diekspresikan
dengan menangis dan marah karena akan berpisah dengan barang tersebut selamanya.
Mungkin kamu bukan kehilangan dan merelakan poster bola.
Bagaimana kalau poster bola itu diganti dengan pacar? Sahabat? Karir? Sekolah?
Atau apa saja yang kamu cintai di dalam hati kamu.
Saya sangat suka dengan pernyataan Tuhan Yesus bahwa:
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
(Matius 22:37).
Bagaimana kalau kita ganti hati kita dari barang – barang
duniawi menjadi barang yang abadi, yaitu pribadi Tuhan sendiri. Kalau hanya
Tuhan yang ada di dalam hatimu maka pasti kamu tidak akan kecewa saat kamu
kehilangan hal – hal yang kamu anggap berharga dalam hidupmu, karena Tuhan tidak
akan hilang di dalam hatimu.
Segenap itu bisa diumpamakan seperti botol air mineral, yang
gak setengah – setengah isinya tetapi betul – betul penuh sampai ke tutup –
tutupnya. Kayak kita minum boba, rapat sampai penutupnya.
Pertanyaannya adalah…
Siapa atau apa yang berada di hatimu saat ini?
Apakah hal duniawi atau rohani?
Apakah hal yang abadi atau bisa mati bahkan dicuri?
Hati – hati hati kamu kesurupan… kesurupan karena kedagingan
yang sedang dipotong sedikit demi sedikit.
Ayok kita penuhi hati kita… penuhi dengan cinta akan Tuhan






Comments