Esensi natal

Natal kali ini gue ingin membagikan sesuatu yangs serius. Ciyus gue.
 
         Natal identik dengan lampu - lampu, pohon cendana, pinus, atau apalah itu, dan juga seorang berbadan gemuk, yap sinter klas. Bukannya gue mau ngomongin tentang mereka ber-3, BASI!!!!. Ke-3 item tersebut memang bagus untuk memeriahkan natal kita kali ini. Tapi esensi dari natal itu hilang!!!

          Yap, natal itu berarti kita memperingati hari lahirnya Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita. Kedatangan yang membuat dunia damai, gak kayak gue baru bulu idung aja yang datang udah ricuh satu rumah. Intinya adalah kita terkadang menghilangkan inti dari natal itu sendiri. Itu sama kayak telur mata sapi tapi gak pake mata sapi, eh maksudnya kuning telur. Bentuknya akan putih, kosong, dan gak berbentuk. Biar elu bumbui dengan garam atau elu campur kecap, atau elu sewa koki gemuk sambil ketawa geje 'howhowhow' itu gak akan merubah bentuk makanannya, kalo kuning telurnya elu buang, kalau intinya elu singkirkan, itu bukan telur mata sapi, itu hanya sebuah telur yang blank gak berbentuk.

          Pada kesempatan natal kali ini gue ingin mangajak kita semua, yap semua manusia, bukan orang Kristen aja (karena Yesus Kristus gak datang hanya untuk agama Kristen saja tapi seluruh umat manusia). Mari kita ngelupain sejenak segala kesibukan natal dengan pernak perniknya. Ada baiknya elu berbalik dan beristirahat dan merenungi apa aja yang elu lakukan selama tahun ini. Apa aja yang Tuhan udah lakuin untuk elu dan elu untuk Tuhan. berdiam dirilah sejenak dan pusatkan diri kepada Tuhan.

         Demikian pesan natal dari gue cumiers, SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU buat elu semuanya!!!



Comments

Popular posts from this blog

#NewLife: Part-Time Job

Iri Bilang Boss (feat Kekeyi)

Burn me Lowly